Skip to main content

Yang Tercecer dari Sujud Syukur 100 tahun Gontor IKPM Jombang Di Amanatusssalam (2): Walau di Lereng Gunung jauh dari pusat kota Jombang, tetap dibanjiri oleh 300 an Peserta









Hari H Pelaksanaan 
Tiga kambing 
sebelum acara tiba, khabar dari Ponpes Modern Amanatussalam mengatakan bahwa telah disediakan seekor kambing untuk menjamu tamu undangan sujud syukur 100 tahun Gontor namun ketika panita sidak ke lapangan pada H-3 dari tanggal 28 september ,ada tambahan dua ekor kambing lagi . Moment bertambahnya kambing untuk konsumsi para peserta sujud syukur 100 tahun Gontor ini dijadikan "gimmick" oleh tuan rumah dengan cara disebarkan ke perbagai media sosial untuk dijadikan penarik agar peserta berdatangan ke Pondok Wisata Amanatussalam. Dan Viral!

KM 100
Bukan itu saja, demi memberikan pelayanan tamu yang maksimal tuan rumah membangun KM 100. KM 100 pada awalnya saya pahami sebagai KiloMeter 100 namun setelah saya baca dan pahami. Saya salah. KM di sini adalah singkatan dari Kamar Mandi. Dan seratus semula saya pahami sebagi 100 km. Saya salah lagi. Maknanya adalah 100 tahun yang merujuk kepada sujud syukur 100 tahun Gontor ini. Jadi maknanya adalah Kamar Mandi yang diperuntukkan bagi peserta sujud Syukur 100 tahun Gontor atau bisa bermakna simbol dari Kamar Mandi yang didirikan bertepatan dengan 100 tahun Gontor.

Tamu Tamu VIP
Berikut ini adalah para tamu yang duduk di tempat duduk di depan:
Ustadz KH. Fahrizal Ischaq Addimasqie, Lc.,
M.Fil.I.
Kiai Pondok Modern
Amanatussalam Wonosalam
4 Ustadz KH. Alexander Fahd Makarim, Lc
Kiai Pondok SDI Makarimul
Akhlaq & Ketua Umum IKPM
Jombang
5 Ustadz .KH.M.Muhyiddin S.Pd. M.H
Wakil Katib Syuriah PCNU Kab
Jombang
6 Ustadz K.Habib Ghofir.SIP
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul
Ulama (MWC NU) kec
Mojowarno
7 Ustadz KH. Lukman Fanany Kiai Pondok Darussalam Badang
Ngoro Jombang
8 Ustadz Alwi Ihsan Kiai di Bareng Jombang
9 Ustadz KH. Ainurrofiq. LC
Kiai Pondok Modern El Haq Pulosari
Putra dan Pondok Modern ElHaq
Ngasem Putri
10 Ustadz K. Ghozali Fadhli Kiai Pondok Bumi Al Qur'an
Wonosalam
11. Ustadz Farid Ma'ruf


Para Pembicara
IKPM Jombang mengusung tema pendidikan ala Trimurti pertama dan Trimurti kedua yang dengan demikian pembicara yang tampil mengisi acara ini harus mengalami masa masa mereka dididik oleh kedua generasi Trimurti tersebut. Alhasil beberapa pembicara mengisi acara sujud syukur ini :
1. Ustadz Farid Ma'ruf tampil sebagai pembicara yang mengacu pada tema pendidikan masa Trimurti Pertama karna beliau alumni pada tahun 80 an yang masih merasakan ketika Pak Imam Zarkasyi masih hidup
2. Ustadz Alwi Ihsan dari Bareng yang menjadi pimpinan yayasan Nurul Ihsan. Belau pernah menjadi sekretariat Pondok Gontor pusat maka ceramah beliau membahas masa masa beliau didik langsung oleh KH. Syukri Zarkasy karna bagian sekretariat Pondok adalah bagian yang sering berhubungan dan bersinggungan dengan beliau.
3. Ustadzah Herwin Ismunda lulusan Mantingan Ngawi masa kepemimpinan Ustad Sutaji Tajuddin.MA. Dengan lugasnya beliau menceritakan masa masa dididik oleh Kiai yang tentunya mempunyai kekhasan tersendiri karna trimurti kedua masih hidup.

Pembicara Dadakan




Seorang anggota IKPM Jombang yang bermukim di Surabaya, DR Yunus Abu Bakar, dosen Uinsa Universitas Sunan Ampel Surabaya tampil berbicara di depan forum ini setelah seleseinya shalat dhuhur dan sujud syukur di masjid agung Amanatussalam karna memang  tidak masuk ke dalam rundown acara. hal ini dikarnakan di samping  beliau sudah tidak di wilayah Jombang juga domisili beliau sudah pindah ke Surabaya yang dulunya tinggal di Bandung Kencur Diwek Jombang.
Dalam ceramahnya beliau menceritkan beberapa hal diantaranya :
1. Beliau masih sangat percaya dengan pendidikan Gontor sehingga semua anaknya dipondokkan di Gontor
2. Gontor mendidik para santrinya untuk peka dan mempunyai instink kepekaan. ceritanya ketika jam 10 malam beliau bercengkerama dengan KH Syukri Zarkasy. " Pak Yunus itu ada kursi terbalik, Jika ada lima santri lewat namun tidak membenarka posisi kursi ini maka kita telah gagal di dalam mendidik santri." demikian kata KH Syukri. Subhanallah, belum sampai lima santri , salah satu dari mereka mendatangi kursi yang terbalik tersebut dan membenarkan posisinya.
3. Loyalitas beliau dan keluarganya kepada Gontor dibuktikan dengan tesis dan desertasi seluruh keluarga beliau adalah tentang Gontor.

300 an peserta
Berkat kerja keras dan keuletan Panitia bersinergi dengan tuan rumah, disupport secara penuh oleh IKPM Jombang, acara ini berhasil menyedot kehadiran peserta yang cukup baik karna dalam sejarah perkumpulan IKPM Jombang walaupun bersekala besar belum pernah dihadiri oleh peserta sebanyak ini apalagi tempat acara yang tidak biasa: di lereng gunung Anjasmoro yang jauh dari pusat kota ikut memberikan kredit kecilnya yang menghadiri acara ini. Itu awal prediksi namun fakta berbicara lain karna masjid amanatussalam penuh sesak sampai meluber ke tangga masjid yang berkapasitas 400 orang tersebut. Maka tidak ada kata yang pantas kita ucapkan kecuali alhamdulillahirobbil alamin.

وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ
69. Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik. (Al Angkabut 69)











 








 

Comments

Popular posts from this blog

A Conversation After Death

Syibly, a pious man was born in Baghdad. He died 334 Hijri and was buried at Baghdad.  He was one day asked after his death in spiritual conversation (saint dream)  about what Allah has done for him. He answered to whom asked : “ My brother! Allah has asked me.. O Syibly Did you know by what  I have forgiven you? I replied : by my good actions? Oh my Lord He said  : you are wrong I replied again : by the sincerity of my service to You? my Lord! He said : you are wrong I replied again : by my pilgrimage to Mecca and my fasting and my prayer? my Lord! He said : you are wrong I replied again : by my migration to the teachers for seeking knowledge or to the pious men? my Lord! He said : You are wrong I replied again : So , by what You have forgiven me? Oh Allah He answered : Did you remember when you walked in a path inside Baghdad , you found a baby cat which had been suffering from the cold and had move...

mendekatlah kepadanya 7 : kasihan lalat

  Nashaihul Ibad adalah karya Syekh Nawawi al Bantani dimana kitab ini begitu populer di Indonesia banyak dipelajari di pondok pondok pesantren  dan madrasah.  Saya juga mendengar pengajian pengajian di bulan Ramadhan di berbagai masjid juga menggunakan menggunakan kitab ini sebagai referensi kitab yang ditelaah . Syekh Nawawi dalam kitab ini menukil kisah Hujjatul Islam Imam Al Ghazali adalah seorang tokok besar Islam ketika berinteraksi dengan seekor lalat waktu menulis kitabnya . Namun bukan dalam rangka mengisahkan salah satu kitab karangan beliau yang cukup terkenal di dunia Islam yakni kitab kitab Ihyaulumiddin. Ustad Abdusshamad, seorang da’i ternama dari Sumatra mengomentari tentang kitab ini yang oleh orang orang tertentu dihujatnya bahwa belum ada kitab yang begitu komprehensif dalam membahas tentang hati kecuali kitab Ihya ulumuddin karang Imam Al Ghazali. Suatu malam beliau bermimpi bahwa Allah sedang menanyainya. Allah sedang menguji imannya lewat seb...

Carilah Wasilah Kepada Nya : Istri Cerewet

  Dua orang memutuskan untuk singgah di dalam goa di suatu gunung di Yaman Hadramaut. Mereka sepakat untuk melakukan pemberhentian di goa tersebut untuk beberapa lama demi memulihkan tenaga sekaligus karna kehabisan bekal makanan. Di samping itu, goa tersebut cukup nyaman dijadikan tempat untuk berkhalwat “menyendiri” dan berkontemplasi dari hiruk pikuk duniawi. Pada suatu hari mereka berdua dikejutkan dengan hadirnya salah seorang asing yang bergabung dengan dua orang tersebut untuk mengasingkan diri.   Setelah terjadi percakapan, mereka berdua sepakat untuk menerima orang ketiga dalam goa tersebut dan memang goa tersebut bukan milik mereka berdua maka tak seharusnya mereka menolaknya. Kedatangan orang tersebut bertepatan dengan waktunya waktu makan malam. Tiba salah satunya komat kamit berdoa yang sejurus kemudian muncul hidangan yagn berlauk pauk sangat lezat di hadapan mereka bertiga. Kedua orang yang sudah terlebih dahulu datang mempersilahkan orang ketiga untuk berga...