Skip to main content

A Conversation After Death





Syibly, a pious man was born in Baghdad. He died 334 Hijri and was buried at Baghdad.  He was one day asked after his death in spiritual conversation (saint dream)  about what Allah has done for him.

He answered to whom asked : “ My brother! Allah has asked me.. O Syibly Did you know by what  I have forgiven you?

I replied : by my good actions? Oh my Lord

He said  : you are wrong

I replied again : by the sincerity of my service to You? my Lord!

He said : you are wrong

I replied again : by my pilgrimage to Mecca and my fasting and my prayer? my Lord!

He said : you are wrong

I replied again : by my migration to the teachers for seeking knowledge or to the pious men? my Lord!

He said : You are wrong

I replied again : So , by what You have forgiven me? Oh Allah

He answered : Did you remember when you walked in a path inside Baghdad , you found a baby cat which had been suffering from the cold and had moved to the corner of building because of extreme cold weather. You took him mercifully and put inside your Jubah to protect him from the cold?

I replied : Yes I did remember.

He said : By your mercifulness to him, I have forgiven you.

Wisdom and suggestion :

Allah will mercy us if we mercy whom on the earth.

We do not know which good actions that pleasure Allah, so we must not underestimate small good actions in our eye because it maybe big in the eye of Allah.

Somewhere in Kampung Inggris, there must be a food stall which will fall into bankcrupcy because had little customer so that to buy food at that food stall is a kind of mercy. It would be compensated by Allah. Please search that kind of food stall. Kyai Yazid always do that,follow him.

Comments

Popular posts from this blog

Carilah Wasilah Kepada Nya : Istri Cerewet

  Dua orang memutuskan untuk singgah di dalam goa di suatu gunung di Yaman Hadramaut. Mereka sepakat untuk melakukan pemberhentian di goa tersebut untuk beberapa lama demi memulihkan tenaga sekaligus karna kehabisan bekal makanan. Di samping itu, goa tersebut cukup nyaman dijadikan tempat untuk berkhalwat “menyendiri” dan berkontemplasi dari hiruk pikuk duniawi. Pada suatu hari mereka berdua dikejutkan dengan hadirnya salah seorang asing yang bergabung dengan dua orang tersebut untuk mengasingkan diri.   Setelah terjadi percakapan, mereka berdua sepakat untuk menerima orang ketiga dalam goa tersebut dan memang goa tersebut bukan milik mereka berdua maka tak seharusnya mereka menolaknya. Kedatangan orang tersebut bertepatan dengan waktunya waktu makan malam. Tiba salah satunya komat kamit berdoa yang sejurus kemudian muncul hidangan yagn berlauk pauk sangat lezat di hadapan mereka bertiga. Kedua orang yang sudah terlebih dahulu datang mempersilahkan orang ketiga untuk berga...

Mendekatlah Kepada Nya (6) : Kasih Makan Merpati di Tulungagung

  Seorang salesman pharmasi dari obat ternama di surabaya melakukan tugasnya di area Tulungagung dan sekitarnya untuk menjualkan produk obat pabrik perusahaan tersebut. Usaha untuk menjualkan obat kadang tak sesuai harapan karna harus bersaing dengan banyak pabrikan dan distributor lainnya. Meskipun pemilik perusahaan, namun kompetitor yang notabene distributor lain yang membeli dari produsen obat kadang bisa menjual dengan harga lebih rendah dari produsen tersebut. Hal ini karna distributor membeli dari pabrik dalam jumlah partai besar atau memenangkan lelang. Kebijakan ini sebenarnya sangat biasa sebagai strategi agar pabrik bisa menjual dalam jumlah besar melewati marketing distributor lain. Gaji pokok seorang salesman pharmasi kadang kala bisa dikalahkan oleh gaji bonus dari penjualan yang dihitung setiap bulannya. Disitulah seorang salesman Pharmasi dituntut agar dengan segenap tenaga dan fikirannya untuk menjual produknya sebanyak mungkin. Tak jarang dengan inisiatif ...