Skip to main content

Wanna know to Master English quickly like Zaid Bin Tsabit? Read This! Zaid bin Thabit Master Ibrany only in 16 Days!!!!


Want to know how to quickly master a completely foreign language in just 16 days? Ask Zaid bin Thabit May Allah be pleased with him!
At one time the Prophet SAW said to Zaid, "There is a letter sent to me, while I do not want anyone to read it. Can you learn Hebrew or Syriac? "
"Yes," Zaid bin Thabit responded swiftly. So Zaid was studying diligently, while the time he needed to master it was only seventeen days. Hebrew is a language used by Jews while Syriac is the language used by Christians.
Zaid bin Thabit was only 11 when he embraced Islam. Since then the little Zaid always hungry for knowledge, to grow into a great young man. Intelligence and sincerity in learning to provide many benefits for Muslims. One of his most superior intelligences is Linguistic intelligence.
Rasulullah SAW very understand the advantages of his companions. He asked Zaid bin Thabit to study a variety of foreign languages ​​because he understood that Zaid was bestowed by God of
good linguistic intelligence. Zaid became the secretary of Rasul SAW. When the Prophet sent a letter, Zaid wrote it. And when the Prophet received the letter, Zaid read it and translated it for him.
Do not judge all the smart people who study hard is a loner, with faces twisted and brow furrowed. Young Zaid bin Thabit is not so, besides being intelligent and talented, he is also a witty person. Thabit bin Ubaid said, "I rarely see a witty person in his house, but most respected in his assembly like Zaid bin Thabit."
Daftar Kursus :081554961874

Comments

Popular posts from this blog

A Conversation After Death

Syibly, a pious man was born in Baghdad. He died 334 Hijri and was buried at Baghdad.  He was one day asked after his death in spiritual conversation (saint dream)  about what Allah has done for him. He answered to whom asked : “ My brother! Allah has asked me.. O Syibly Did you know by what  I have forgiven you? I replied : by my good actions? Oh my Lord He said  : you are wrong I replied again : by the sincerity of my service to You? my Lord! He said : you are wrong I replied again : by my pilgrimage to Mecca and my fasting and my prayer? my Lord! He said : you are wrong I replied again : by my migration to the teachers for seeking knowledge or to the pious men? my Lord! He said : You are wrong I replied again : So , by what You have forgiven me? Oh Allah He answered : Did you remember when you walked in a path inside Baghdad , you found a baby cat which had been suffering from the cold and had move...

mendekatlah kepadanya 7 : kasihan lalat

  Nashaihul Ibad adalah karya Syekh Nawawi al Bantani dimana kitab ini begitu populer di Indonesia banyak dipelajari di pondok pondok pesantren  dan madrasah.  Saya juga mendengar pengajian pengajian di bulan Ramadhan di berbagai masjid juga menggunakan menggunakan kitab ini sebagai referensi kitab yang ditelaah . Syekh Nawawi dalam kitab ini menukil kisah Hujjatul Islam Imam Al Ghazali adalah seorang tokok besar Islam ketika berinteraksi dengan seekor lalat waktu menulis kitabnya . Namun bukan dalam rangka mengisahkan salah satu kitab karangan beliau yang cukup terkenal di dunia Islam yakni kitab kitab Ihyaulumiddin. Ustad Abdusshamad, seorang da’i ternama dari Sumatra mengomentari tentang kitab ini yang oleh orang orang tertentu dihujatnya bahwa belum ada kitab yang begitu komprehensif dalam membahas tentang hati kecuali kitab Ihya ulumuddin karang Imam Al Ghazali. Suatu malam beliau bermimpi bahwa Allah sedang menanyainya. Allah sedang menguji imannya lewat seb...

Carilah Wasilah Kepada Nya : Istri Cerewet

  Dua orang memutuskan untuk singgah di dalam goa di suatu gunung di Yaman Hadramaut. Mereka sepakat untuk melakukan pemberhentian di goa tersebut untuk beberapa lama demi memulihkan tenaga sekaligus karna kehabisan bekal makanan. Di samping itu, goa tersebut cukup nyaman dijadikan tempat untuk berkhalwat “menyendiri” dan berkontemplasi dari hiruk pikuk duniawi. Pada suatu hari mereka berdua dikejutkan dengan hadirnya salah seorang asing yang bergabung dengan dua orang tersebut untuk mengasingkan diri.   Setelah terjadi percakapan, mereka berdua sepakat untuk menerima orang ketiga dalam goa tersebut dan memang goa tersebut bukan milik mereka berdua maka tak seharusnya mereka menolaknya. Kedatangan orang tersebut bertepatan dengan waktunya waktu makan malam. Tiba salah satunya komat kamit berdoa yang sejurus kemudian muncul hidangan yagn berlauk pauk sangat lezat di hadapan mereka bertiga. Kedua orang yang sudah terlebih dahulu datang mempersilahkan orang ketiga untuk berga...